Home / Berita / Akhir Oktober 2017, Bayar Tol Akan Menjadi Non-Tunai

Akhir Oktober 2017, Bayar Tol Akan Menjadi Non-Tunai

Penerapan pembayaran tol non-tunai atau dengan menggunakan E-Toll ataupun E-Money akan diwajibkan akhir bulan Oktober 2017. Lalu, bagaimana nasib petugas yang biasanya melakukan pelayanan di gerbang tol?

Menurut Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), meski transaksi dilakukan secara nontunai, namun petugas yang berjaga di masing-masing gerbang tol tetap ada. Hanya saja jumlahnya tidak akan sebanyak saat masih menerapkan transaksi tunai. Yang di maksud petugas masih ada, tapi memang tidak sebanyak yang ada sekarang, adalah 1 gardu 1 petugas. dikarenakan Pengendara sudah bisa melakukan sendiri cuma masih perlu ada yang dibantu,”

Petugas Jasa Marga membantu pengendara melakukan transaksi nontunai menggunakan e-toll di Gerbang Tol Citeureup 2, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/9). PT Jasa Marga melalui program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) menerapkan target 100 persen transaksi nontunai di seluruh gerbang toll di Tanah Air, terutama di Jabodetabek. Transaksi nontunai di tol atau e-Toll diterapkan secara bertahap dan ditargetkan berjalan di seluruh jalan tol pada 31 Oktober 2017.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjamin tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap petugas tol akibat perubahan sistem dari transaksi tunai menjadi transaksi nontunai ini. Potensi PHK tersebut akan ditekan seminimal mungkin. “Sehingga tidak ada PHK, prinsipnya seperti itu. Jadi pelayanan kita improve, PHK-nya tidak ada,

Nantinya para petugas di gardu tol akan dialihkan ke fungsi lain. Hal tersebut telah dikoordinasikan dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) selaku pengelola tol. “Betul jumlahnya akan berkurang, tapi BUJT akan merealokasi mereka sehingga bisa difungsikan di tempat-tempat yang kita butuh untuk layanan,” Mungkin Bisa jadi sperti ini :

Sementara terkait dengan adanya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap petugas penjaga gerbang tol lantaran adanya perubahan sistem menjadi transaksi nontunai, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum akan mencari solusi dari permasalahan tersebut. Dia meyakini tidak akan terjadi PHK akibat adanya perubahan ini.

About Agung Setiono

Check Also

Menanti kelahiran motor retro dari kawasaki

Buat kalian para penggemar motor ber-genre retro ada kabar baik dari Kawasaki Motor Indonesia. Line-Up …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *