Home / Tips&Trick / Mobil / Beberapa Hal Penting Bagi Pengguna Mobil Diesel

Beberapa Hal Penting Bagi Pengguna Mobil Diesel

Bagi yang saat ini baru memiliki mobil diesel dan masih awam mengenai jenis mesin ini, Repair Service Manager Workshop Department Technical Service Division PT Toyota Astra Motor (TAM), memberikan beberapa pesan agar kondisi mobil tetap prima dan terjaga kualitasnya.

Panther Grand Touring thn 2008

Salah Satu Mesin Disel Milik Panther Grand Touring thn 2008

Pertama, secara umum pastinya lakukan perawatan mobil secara berkala. Khususnya untuk mesin mobil diesel, akan sangat baik jika penggantian oli tidak dilakukan terlambat. karena diesel mesinnya lebih panas dibanding bensin, jadi kualitas oli harus benar-benar tetap terjaga,”

Kedua, gunakanlah bahan bakar diesel (Mungkin yang terdahulu dinamakan solar seperti yang kerap disebut di Indonesia dan saat ini di sebut Biosolar ) yang berkualitas. Solar berkualitas juga bisa memaksimalkan tenaga serta membuat lebih bersih pada bagian dalam mesin dan saluran gas buang.

2013_01_22_05_22_40_ds-1

Yang terpenting tangki BBM jangan sampai di ambang garis penghabisan, jika ini terjadi mesin disel karena keterlambatan dalam mengisi bahan bakar. Pompa bahan bakar pada mobil (khususnya mobil solar) menghisap solar, maka ketika solarnya kosong maka yang dihisap dan dimasukkan ke pompa injeksi berganti angin. Hal tersebut membuat mobil susah hidup ketika distarter, dan kalaupun mesinnya bisa hidup tapi pasti RPMnya akan sangat rendah dan tenaga yang dihasilkan juga akan sangat lemah. Hal tersebut disebabkan karena jumlah atau volume bahan bakar yang diinjeksi (yang masuk) ke ruang pembakaran sangat minim tidak sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh mesin itu sendiri padahal untuk mesin diesel, tenaga injeksi yang dibutuhkan sangatlah besar, lebih besar daripada mesin bensin.

Terakhir, sesekali ajak mobil untuk berkendara jarak jauh dengan menggunakan RPM (rasio per menit) yang di atas rata-rata di dalam kota atau dijalan TOL. Penggunaan RPM tinggi cukup sehat untuk injektor dan juga ruang bakar mesin. Namun, bukan berarti menyarankan untuk kebut-kebutan, atau di RPM red line. Mungkin di RPM 3.000-an cukup, dengan jarak yang tidak terlalu dekat,”

Semoga informasi ini bermanfaat bagi para pengguna kendaraan Disel agar mesin disel anda tetap terjaga performanya.

 

 

About Agung Setiono

Check Also

Bahaya Mencuci Motor Saat Kondisi Mesin Panas…!!

Sahabat Otowire taukah kalian bahayanya mencuci motor saat mesin dalam keadaan masih panas. Naaaaah… Kali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *