Home / Tips&Trick / Motor / Cara Aman Menghadapi Cuaca Buruk Saat Mengendari Motor

Cara Aman Menghadapi Cuaca Buruk Saat Mengendari Motor

Beberapa wilayah di Indonesia akhir-akhir ini mulai sering diguyur hujan. Khususnya pengendara sepeda motor, hal ini sngatlah penting untuk itu kami memberikan perhatian ekstra ketika mengendarai motor di tengah hujan.

banjir-melanda-jalanan-di-daerah-sagulung-dan-batuaji-batam-3_20150404_203807

Pertama adalah berhenti dan berteduh lah namun jangan berteduh di bawah pohon . Karena pohon yang besar, rimbun, rindang banyak yang mudah patah. Apalagi jika ada angin yang bertiup kencang bisa sangat beresiko untuk patah dan menimpa orang yang berteduh.

sepeda-motor-bikers-tunggu-hujan-reda

Jika terpaksa harus tetap melaju saat hujan, pakailah jas hujan, saran kami pakailah jas hujan model setelan (celana dan baju). “Jangan pakai yang model ponco,”karena sering terjadi jas ujan model ponco tersangkut di bagian gear rantai motor roda belakang.

 

64499_hujan_deras

Sebaiknya, pada saat 10 menit pertama turun hujan, berhenti terlebih dahulu. Sebab, permukaan jalan saat 10 menit pertama turun hujan akan sangat licin mengapa demikian..? Pertama karena kondisi jalan panas, terus tersiram oleh air hujan, dia ada uap. Lalu pasir-pasir yang tadinya mengendap di aspal, kesiram air hujan belum mengalir ke pinggir, nah itu penyebab jalan menjadi sangat licin

blog_tips-aman-mengendarai-sepeda-motor-di-musim-hujan_825x355px

Selanjutnya, mengendarai sepeda motor saat hujan, disarankan untuk mengurangi kecepatan dan jaga jarak aman. Karena, saat hujan kendaraan membutuhkan jarak pengereman yang lebih jauh. Pada saat hujan kampas rem akan basah, sehingga kalau kita ngerem, kampas rem akan tergesek sampai kering dulu baru kaliper akan mengigit disk,”

Lalu, hindari genangan air. Sebaiknya ketika berkendara, pilih jalur agak ke tengah karena biasanya jalanan di pinggir terdapat genangan yang lebih dalam.

jalan-genangan-air-jkt

“Tidak usah terlalu kanan, yang penting kita masih bisa lihat jalan meski ada genangan air. Jangan ambil genangan air yang sudah tinggi. Karena kita tidak tahu di dalamnya ada apa, entah ada lubang atau parit dan lain lain. Kalau di sana ada lubang yang tertutup air, kita tidak tahu dan tidak siap mengantisipasi motor sehingga pada akhirnya kita akan terperosok dan jatuh.

Terakhir untuk teknik pengereman saat hujan, tekan rem depan dan rem belakang dengan porsi yang sama (50 persen rem depan:50 persen rem belakang). Ini berbeda dengan teknik pengereman saat kondisi kering yang biasanya mengombinasikan rem depan dan belakang dengan porsi rem depan yang lebih besar.

jalan-berkabut
“Jadi rem depan jangan terlalu banyak. Kalau dalam kondisi kering kan kalau angka perbandingan 60 (rem depan):40 (rem belakang). Tapi dalam kondisi basah harus sama 50:50. Karena rem depan yang dominan dalam kondisi basah lebih bahaya.

Oke sekian tips dari kami semoga informasi ini dapat bermanfaat dan bisa melindungi dari hal yang tidak diinginkan ketika menghadapi cuaca buruk. Salam satu aspal..!!

About Agung Setiono

Check Also

Bahaya Mencuci Motor Saat Kondisi Mesin Panas…!!

Sahabat Otowire taukah kalian bahayanya mencuci motor saat mesin dalam keadaan masih panas. Naaaaah… Kali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *