Home / Tips&Trick / Mobil / Tips memilih ban mobil saat menghadapi musim hujan

Tips memilih ban mobil saat menghadapi musim hujan

Biasanya di pengujung tahun di Indonesia identik dengan musim hujan.Memang masih belum terjadi, tapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkannya sejak dini. Salah satunya adalah persiapkan ban mobil kendaraan anda, khusunya apabila ban mobil anda sudah menipis dan perlu diganti.
Hadapi Musim Hujan, Ban Mobil Apa yang Cocok?
Pemilihan ban tidak terlepas dari pengaruh kondisi musim di Indonesia yang terdiri dari musim kemarau dan musim hujan. Oleh sebab itu terdapat dua tipe jalan yang dapat diklasifikasikan, yakni jalan basah dan jalan kering.

Tipe Ban Basah
basah1
Sesuai dengan namanya, ban ini digunakan untuk tipe jalan yang kerap kali basah atau tergenang air dan licin. Ciri dari tipe ban basah adalah memiliki banyak alur hingga pada tepi ban. Alur ban tersebut bertujuan untuk membuang air saat ban berputar melewati jalan yang basah dan tergenang. Namun jika digunakan pada jalan kering, tipe ban ini akan aus atau habis akibat gesekannya dengan permukaan jalan yang terlalu kasar.

Tipe Ban Kering dan Basah

kering1
Ban tipe ini memiliki fungsi yang lebih baik karena dapat digunakan di jalanan basah atau kering. Ciri dari ban ini adalah memiliki alur yang tidak terlalu banyak dan traksinya sangat bagus.
Berdasarkan tipe-tipe ban yang telah disebutkan diatas maka tipe ban yang paling cocok untuk jalanan di Indonesia adalah kombinasi tipe ban kering dan basah. Alasannya karena Indonesia memiliki iklim tropis yang terdiri dari dua musim, terkadang panas dan hujan.

Untuk mendapatkan ban yang tepat, Anda harus memperhatikan secara seksama dari spesifikasi yang tertera pada ban. Biasanya pabrikan seringkali menuliskan tipe wet, dry, atau wet dry. Ukuran ban juga mempengaruhi. Pilihlah ban dengan ukuran ketebalan antara 55 hingga 70.

Kemudian saat hendak membeli, jangan lupa perhatikan empat hal. Apa saja? Berikut ulasannya:

 

ban
1. Jangan tergiur dengan ban merek tertentu yang harganya murah, namun tidak sesuai dengan kondisi jalan yang sering Anda lalui. Cari informasi mengenai uji coba ban, mulai dari pengendalian hingga kemampuannya menepis air.

garansi
2. Perhatikan garansi yang diberikan. Kebanyakan produsen hanya memberikan garansi kerusakan hanya saat mobil digunakan di jalan mulus, dan bukan akibat benturan atau masuk lubang

ban2

3. Bandingkan harga. Tidak semua penjual mematok harga yang sama. Terkadang harga bisa lebih mahal tapi pembeli mendapat bonus berupa balancing, pentil atau gratis isi nitrogen selama jangka waktu tertentu.

 

ban3

4. Perhatikan kode produksi ban. Di dinding ban akan ada empat angka yang menunjukkan kapan ban tersebut dibuat. Dua angka pertama menunjukkan minggu, dua angka berikutnya adalah tahun pembuatan. Jangan membeli ban yang usia produksinya lebih dari dua tahun, karena kemampuannya bisa jadi menurun. Harga ban produksi lama juga cenderung lebih murah.

Hindari Beli Ban Vulkanisir

Sebagai pengguna alat transportasi darat tentu anda mengenal sekali apa itu komponen bernama ban, sebab komponen tersebut sangatlah penting bagi kendaraan. Selain itu lebih baik lagi jika anda mengerti kondisi ban yang bagus, sehingga dapat di gunakan selayaknya tanpa adanya timbul masalah keselamatan mengendarai yang mengintai suatu kendaraan.

ban4

Sudah banyak sekali para oknum yang menjual ban vulkanisir dengan harga yang murah. Sehingga terkadang malah jadi beli ban vulkanisir daripada ban baru. Perlu anda ketahui ban jenis sayatan pisau atau vulkanisir ini cara pembuatannya cukup mengandalkan ke ahlian dalam memotif ulang batik ban yang sudah aus dengan sedikit penambalan lapisan grip atau kembangan yang beraneka ragam pastinya.

 

ban5

Memang ban vulkanisir ini mujur-mujuran saat membeli sebab ada kala hasil ban yang sudah parah ausnya ada kala yang masih setengah saja. Namun jika di gunakan tentu bisa jadi ancaman keselamatan bisa jadi secara tiba-tiba ban jebol hanya beberapa hari penggunaan, ban modifikasi ini cara pembedaan dengan jenis ban baru cukup mudah saja. Dengan cara yang akan di sampaikan ini tentunya anda tidak bisa tertipu lagi saat membeli ban untuk kendaraan kesayangan.

ban6
Cara penelitian ban vulkanisir ini lihatlah model kembangan atau batikan ban, sebab pelaku rekondisi ban gundul ini terkadang hanya mengukir ulang batikan lama untuk di pertebal kembali sehingga seakan tampilannya jadi seperti bentuk semula ban baru. Namun pada tonjolan kembangan biasanya akan seolah-olah hampir hilang bahkan bisa jadi tergerus perlahan-lahan untuk menjadikan sama di setiap sisi grip (kembangan).

Selanjutnya periksa juga bagian yang biasa di katakan sebagai indikator keausan atau ITW, bagian ini berada di samping ban memiliki bentuk logo segitiga. Hal yang perlu di teliti ialah ITW akan mengarah pada sebuah tonjolan di antara alur ban, namun jika tonjolan tersebut terlihat sudah sejajar dengan alur dapat di pastikan ban ini masuk golongan ban aus.

About blackdevil39z

Check Also

Beberapa Tips Hindari Lubang Di Jalan Saat Berkendara

Saat musim hujan pada akhir akhir ini, banyak jalan rusak dan berlubang sekalipun di jalan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *